Subscribe to Diskominfo Belitung feed Diskominfo Belitung
Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Belitung
Updated: 2 hours 32 min ago

Bupati Belitung Membuka Secara Resmi Seminar Internasional Mengenai Kebijakan Pertambangan

Wed, 11/10/2017 - 17:30

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos membuka secara resmi Seminar Internasional dengan tajuk “Seminar on Policy Breakthrough in Eradication of Illegal Mining in Minerals to Support Sustainable Minerals Development” di BW Suite Hotel Tanjungpandan, Selasa (10/10).

Diawali dengan sambutan Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM RI Agung Pribadi MSc dilanjutkan dengan sambutan Bupati Belitung. Bupati Belitung menyampaikan bahwa Belitung menyambut baik acara tersebut sekaligus memperkenalkan beberapa hasil tambang yang ada di Kabupaten Belitung diantaranya Timah, Kaolin, Tanah Liat dan Pasir Kwarsa.

Adapun kebijakan Pemerintah Daerah untuk hasil tambang tersebut dengan diekspor dengan barang jadi atau setengah jadi seperti pasir kwarsa yang dijadikan kaca untuk diekspor, demikian juga untuk hasil tambang lainnya. Beberapa kebijakan lainnya yaitu mengubah peninggalan bekas tambang menjadi objek wisata serta menyediakan daerah kawasan industri dan pelabuhan di Suge Kecamatan Badau untuk menunjang kegiatan investasi dibidang industri.

Seminar ini dihadiri oleh beberapa delegasi dari negara-negara Asean seperti Kamboja, Thailand dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah. (DY)

Sumber: Media Center Kabupaten Belitung

Workshop On Digital Forensic

Tue, 26/09/2017 - 18:52

BALI, DISKOMINFO – International Cyber Security Conference and Exhbitions diselenggarakan Id-SIRTII/CC Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I. di Padma Resort Legian Kuta Bali. Kegiatan yang berlangsung dari 26-29 September 2017. Di hari pertama dilakukan kompetisi hacking (Cyber Jawara), Hands On Workshop On Digital Forensic dan Hands On Workshop On Malware Analysis.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung mengikuti Digital Forensics & Malware Analysis yang disampaikan Charles Lim, MSc. EDRP, ECSA, ECSP, ECIH, CEH, CEI, Chairman, Indonesia Honeynet Project and Researcher –Information Security Research Group and Lecturer Swiss German University dengan peserta workshop berasal dari profesional, akademisi, Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, TNI.

Malicous Software yang biasa dikenal dengan sebutan malware merupakan sebuah aplikasi yang dirancang khusus untuk dapat menyusup kedalam sistem tanpa diketahui pemilik sistem. Aplikasi tersebut umumnya memuat sebuah perintah yang telah dibuat dengan tujuan khusus. Perintah tersebut seperti menyebarkan virus, Trojan, Worm, atau memasang backdoor didalam sistem. Lebih sederhananya Malware merupakan sebuah aplikasi yang dirancang untuk membuat celah pada keamanan sistem komputer.

Digital forensic adalah sebuah cabang dalam ilmu komputer yang mempelajari mengenai investigasi, analisa, recovery, dan management data dari media digital yang biasanya setelah terjadi aksi kriminal cyber.  (AMP)

Dinas Komunikasi dan Informatika Menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Website di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung

Thu, 07/09/2017 - 15:43
TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Website di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung di Biliton Hotel Tanjungpandan, Rabu (06/09).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, Adnizar, SH dalam sambutannya menyampaikan akan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat dari media massa terutama media informasi dari pemerintah daerah. Ditekankan pula untuk setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelurahan ataupun Kecamatan harus memiliki media penyampaian informasi salah satunya website untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) ini diharapkan informasi yang seharusnya disampaikan kepada masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan akurat.

Sebagai narasumber yaitu Redaktur Berita Nasional Info Publik Kementerian Kominfo RI Gusti Andry dan Redaktur Foto Info Publik Kementerian Kominfo RI Agus Setia Budiawan.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari mulai 6 sampai 7 September 2017 ini diikuti sebanyak 50 Orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah, Kelurahan, dan Kecamatan se-Kabupaten Belitung

Sumber: Media Center Belitung

34 Provinsi, Siap Kuatkan Peran LPSE Di Belitung

Fri, 18/08/2017 - 15:35

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – SEBANYAK 34 Provinsi dan 27 Kabupaten/Kota siap menguatkan peran Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Nasional sebagai pembina di Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Selasa (22/8) mendatang.

Kepala Biro Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bangka Belitung. Elfiyena mengatakan, penguatan peran LPSE Nasional sebagai pembina akan di realisasikan dalam Rapat kerja nasional di Belitung. Rapat kerja nasional tersebut sebagai tindak lanjuti piagam Khatulistiwa pada tahun 2016 lalu di pontianak.

Rencananya Rakernas LPSE tahun ini, di utarakan Elfiyena akan di hadiri 200 LPSE, mulai dari Kementerian dan Provinsi, sedangkan untuk Kabupaten/Kota hanya LPSE yang sudah memenuhi 17 standarisasi LKPP.

“Peserta dari 34 Provinsi, 27 Kabupaten/Kota yang sudah memenuhi 17 standarisasi LKPP, 5 Kementerian dan Universitas Gajah Mada (UGM),” kata Elfiyena, Jumat (18/8).

“Kalau kita total seluruh peserta Rakernas LPSE di Belitung mencapai 200 orang,” ujarnya.

Tema dari Rakernas LPSE di Belitung tahun ini, sebut dia, ialah Satukan Langkah Laskar Pelangi, Pengadaan Elektronik dalam mewujudkan e-MarketPlace.

“Narasumber Rakernas LPSE di Belitung, ada dari KPK, Kepala LKPP dan Kementerian. Nanti hasil dari rakernas akan di rangkum dalam rekomendasi LPSE Laskar Pelangi,”ungkapnya.

Sementara, Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan memberikan apresiasi, Babel di tunjuk sebagai tuan rumah Rakernas LPSE.

“Saya selaku Gubernur, memberikan apresiasi atas kepercayaan LKPP menujuk Babel tuan rumah rakernas LPSE,” kata Erzaldi.

Erzaldi mengemukakan, semoga penyelenggaraan rakernas dapat meningkatkan profesionalisme ASN, dalam mengedepankan kebijakan-kebijakan barang dan jasa secara elektronik dengan baik dan benar.

“Kita harap rakernas LPSE ini memberikan dampak yang baik bagi ASN kita dalam menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Bukan itu saja, saya juga berharap, rakernas ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” terangnya.

Untuk melaksanakan kebijakan ini, lanjut Erzaldi, pihaknya ke depan nberharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan pengadaan barang dan jasa. (OL-6)

Sumber: Media Indonesia

Kecamatan Membalong Menyelenggarakan Kegiatan Jalan Sehat dalam Rangka HUT RI ke-72

Mon, 14/08/2017 - 16:21

MEMBALONG, DISKOMINFO – Dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke-72 Pemerintah Kecamatan Membalong menyelenggarakan Kegiatan Jalan Sehat disertai Senam bersama di Lapangan Bola Kecamatan Membalong, Minggu (13/08).

Kegiatan Jalan Sehat yang diikuti hampir 800 orang ini menempuh jarak sekitar 3 km dengan rute start mulai depan Kantor Kecamatan Membalong menuju Simpang Pasar Membalong belok kanan menuju Simpang Tiga Membalong dan diakhiri finish di Lapangan Bola Kecamatan Membalong.

Selain kegiatan Jalan Sehat, diadakan juga senam Aerobik bersama di Lapangan Bola Kecamatan Membalong. Acara terakhir ditutup dengan pengundian Doorprize dengan berbagai macam hadiah menarik dari Panitia.

Sumber: Media Center Belitung

LKPP Akan Gelar Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi 2017

Fri, 11/08/2017 - 22:04

JAKARTA, DISKOMINFO – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Direktorat Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Bekerjasama dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Bangka Belitung akan menggelar Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi 2017 pada 22 -24 Agustus 2017 mendatang, di Hotel BW Suite Jl. Patimura, Tj. Pendam, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Rakerprov tahun ini mengusung tema “Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi : Satukan Langkah Laskar Pelangi Pengadaan Elektronik Dalam Mewujudkan e-Marketplace.” Penyelenggaran Rapat Kerja Nasional Provinsi ini bertujuan menindaklanjuti hasil Rapat Kerja LPSE Provinsi 2016 berupa Piagam Khatulistiwa untuk Penguatan LPSE Nasional, serta meningkatkan komitmen LPSE Provinsi sebagai pembina LPSE Nasional baik dari Penyelarasan Visi e-Marketplace, Peningkatan Peran LPSE, Solidaritas dan Peningkatan Kualitas Layanan.

Mengingat pentingnya acara tersebut, dimohon kehadiran setiap LPSE Provinsi sebanyak 3 (tiga) orang untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Demi kelancaran kegiatan, peserta dapat melakukan konfirmasi kehadiran melalui website eproc.lkpp.go.id atau (021) 29912450 ext. 0511.

Sumber: LKPP

BPS Belitung menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Publikasi Kabupaten Belitung Dalam Angka tahun 2017

Thu, 03/08/2017 - 16:52

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Publikasi Kabupaten Belitung Dalam Angka tahun 2017 di Bahamas Hotel & Resort Tanjungpandan, Rabu (02/08).

Acara ini dibuka oleh Bupati Belitung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung, Bapak Mirang Uganda SH.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi dan berterimakasih dengan adanya kegiatan FGD pembahasan data Belitung Dalam Angka 2017 yang dilaksanakan oleh BPS. FGD ini salah satu langkah awal untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas yang nantinya akan membantu pemerintah daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta dapat menjawab permasalahan daerah memerlukan data berkualitas, akurat, lengkap, relevan, berkesinambungan dan terkini yang bersumber dari berbagai opd/instansi.

Sebagai narasumber yaitu Kepala BPS Kabupaten Belitung Azhar, S.IP dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung Adnizar, SH.

Dalam paparannya Kepala Diskominfo Kabupaten Belitung menyampaikan bahwa kegiatan statistik sektoral di pemda berada dalam wewenang Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, oleh karena itu Diskominfo akan selalu berkoordinasi dengan BPS selaku koordinator kegiatan statistik. Selain itu beliau juga menghimbau agar SOPD/instansi/satker agar memberikan data yang berkualitas kepada BPS agar nantinya publikasi yang dihasilkan juga berkualitas.

Kepala BPS Kabupaten Belitung menyampaikantentang pentingnya data, salah satunya bahwa data merupakan dasar perumus kebijakan pemerintah oleh karena itu data yang dihimpun dari SOPD/Instansi/Satker haruslah merupakan data yang berkualitas. Kepala BPS Kabupaten Belitung mengharapkan FGD ini dapat meningkatkan koordinasi dengan OPD/instansi terkait sehingga ke depannya pengumpulan data sektoral dari OPD/Instansi dapat berjalan dengan lancar.

Sumber: Media Center Belitung

Studi Komparasi Pengelolaan LPSE Karanganyar ke LPSE Belitung

Tue, 01/08/2017 - 16:45

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – 13 Orang dari LPSE Karanganyar berkunjung ke LPSE Belitung dalam rangka Studi Komparasi Pengelolaan LPSE. LPSE Karanganyar dipimpin oleh Larmanto Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar. Rombongan LPSE Karanganyar diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Belitung, Darma Bakti, S.Sos dan Tim LPSE Kabupaten Belitung di Ruang Rapat Bupati Belitung, Selasa, 1/8.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa kunjungan ke LPSE Kabupaten Belitung dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM dan atas rekomendasi dari LKPP untuk melakukan studi komparasi di Belitung.

Tim LPSE Kabupaten Belitung yang disampaikan Rian Haryono, ST dalam paparannya menjelaskan bahwa LPSE Kabupaten Belitung aktif sejak tahun 2010 berdasarkan Peraturan Bupati Belitung Nomor 26 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik dan merupakan LPSE ke- 258 se-Indonesia. Launching LPSE Kabupaten Belitung pada tanggal 5 Desember 2011 oleh Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik, Ir. Ikak Patriastomo. Kelembagaan LPSE Kabupaten Belitung dalam bentuk adhoc. LPSE Kabupaten Belitung sendiri sudah mendapatkan 17 standar LPSE dan merupakan LPSE ke-17 yang sudah memenuhi Standarisasi. (AMP)

Belitung Fair 2017 Resmi Ditutup

Mon, 31/07/2017 - 17:18

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Belitung Fair 2017 yang telah terlaksana sejak Kamis (27/07) resmi ditutup oleh Wakil Bupati Belitung Drs. H. Erwandi A. Rani di Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Senin (31/07).

Wakil Bupati Belitung dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia dan peserta Belitung Fair 2017 yang berasal dari berbagai daerah, menurut Wakil Bupati acara seperti ini mampu mempromosikan Kabupaten Belitung dan diharapkan dapat terlaksana setiap tahunnya disertai peningkatan dalam penyelenggaraannya.

“Terima kasih kepada Panitia Belitung Fair 2017 yang telah terlaksana dengan baik, kepada peserta yang berasal dari berbagai daerah pun kami ucapkan terima kasih telah hadir mudah-mudahan dapat mempromosikan Kab. Belitung ke daerah asalnya” Ujar Erwandi.

Dalam kesempatan ini juga Wakil Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang dari beberapa Kategori yang telah dipilih Panitia.

Sumber: Media Center Belitung

BNPB Beri Bantuan DSP 500 juta ke Provinsi Babel

Wed, 19/07/2017 - 20:09

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Kepala BNPB Willem Rampangilei serahkan bantuan DSP sebesar 500 juta rupiah kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, bantuan ini untuk dana operasional penanganan darurat banjir Kab. Belitung dan Belitung Timur, pada Senin (17/7) di Kantor PU Kab. Belitung.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan bahwa, “bantuan DSP (dana siap pakai) ini bersifat stimulus untuk operasional pada masa tanggap darurat, oleh sebab itu segera buat struktur tanggap darurat dan tunjuk dansatgas operasi” ujar Willem saat rapat koordinasi di kantor PU Kab.belitung.

Willem menambahkan “Belum terbentuknya BPBD di Kab. Belitung dan Belitung timur tidak menjadi halangan untuk pemerintah memberikan bantuan, kedepan agar segera dibentuk BPBD agar memudahkan dalam koordinasi”, ujar Willem

Kebutuhan mendesak saat ini adalah bantuan logistik, tenda darurat, tangki air dan heli untuk mengirim bantuan ke daerah yang tidak dapat dilalui jalur darat.

Hujan deras pada jumat (14/7) hingga menyebabkan banjir diwilayah Kab. Belitung dan Belitung timur, berdasarkan laporan saat rapat koordinasi tercatat 366 KK atau 3773 jiwa masyarakat terdampak banjir.

Hadir dalam rapat Kepala BNPB, Wakil Gubernur Babel, Bupati Kab. Belitung dan Bupati Kab. Belitung Timur, serta SKPD terkait.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Sumber: https://bnpb.go.id/
Foto: WA Grup MC. Tanggap Bencana

Banjir Mengepung Beberapa Wilayah di Belitung dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Sun, 16/07/2017 - 22:12

JAKARTA – Hujan deras yang berlangsung sejak Jumat (14/7/2017) hingga Minggu (16/7/2017) telah menyebabkan banjir yang luas di beberapa wilayah di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangka Belitung. Banjir terjadi sejak Sabtu (15/7/2017) pukul 05.00 Wib yang kemudian terus meningkat dan meluas. Ribuan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1-2 meter.

Di Kabupaten Belitung Timur, banjir melanda tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Simpang Renggiang, Kepala Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar. Beberapa desa di Kecamatan Simpang Renggiang seperti Desa Simpang Tiga, Air Ruak, Renggiang, Lintang dan Air Madu terendam banjir antara 25-120 centimeter. Evakuasi warga terhalang tingginya banjir dan terbatasnya perahu karet. Sementara itu, banjir di Kecamatan Kelapa Kampit menyebabkan 9 mobil terjebak banjir dimana 2 mobil hanyut pada Minggu sekitar pukul 02.30 Wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akses Jalan Raya Kelapa Kampit -Tanjung Pandan tepatnya depan Kompleks PLN Desa Mayang mengalami rusak karena terus menerus tergerus aliran air hujan. Jalan lintas Tanjung Pandan-Buding menuju Kampit dan Manggar tidak bisa dilalui kendaraan karena kedalaman air 3 meter, akibat Sungai Buding meluap.

Begitu juga dengan banjir di Kecamatan Gantung, pada Minggu pagi jalan raya dari Gantung menuju Manggar putus yaitu di Dusun Selumar RT 12 Aik Merantik Desa Selinsing . Di Kecamatan Manggar jembatan Aik Meranti Desa Selumar putus sehingga lumpuh total. Bantuan logistik mengalami kendala akibat jalan putus dan terendam banjir. Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir. Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yakni jembatan Kampung Gunung, Jembatan Batu Penyok dan Jembatan Bantan. Sementara itu hujan lebat masih turun.

Sementara itu banjir di Kabupaten Belitung banjir melanda empat kecamatan yaitu Kecamatan Tanjung Pandan, Membalong, Sijuk dan Badau. Beberapa ruas jalan juga tidak dapat dilalui kendaraan karena terendam banjir. Sebanyak 40 rumah di Desa Kembiri Kecamatan Membalong terendam banjir hingga 2 meter akibat luapan Sungai Kembiri. Beberapa perahu milik warga tenggelam tersapu banjir yang terjadi pada Minggu dini hari pukul 02.30 Wib di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk. Kerugian sementara 5 unit perahu sampan dan 2 unit perahu boat milik masyarakat Desa Sungai Padang tenggelam.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, SKPD, PMI, relawan dan masyarakat membantu evakuasi warga yang terkena banjir. Hingga saat ini belum ada laporan jumlah korban jiwa. Pengungsi ditempatkan pada daerah-daerah tinggi yang tidak terkena banjir. Pendataan masih dilakukan.

Hujan yang turun di wilayah Belitung tergolong ekstrem sehingga menimbulkan banjir besar. Berdasarkan data BMKG terukur curah hujan pada 15/7/2017 di stasiun Lalang – Manggar Kabupaten Belitung Timur sebesar 653 mm/hari. Sedangkan di Kelapa Kampit sebesar 306 mm/hari, Air Asam 290 mm/hari, Membalong 302 mm/hari, Perawas 128 mm/hari, dan Sijuk 82 mm/hari. Besarnya curah hujan yang mencapai 653 mm/hari di Lalang – Manggar adalah kejadian yang ekstrem. Intensitas hujan ini melebihi rata-rata hujan bulanan. Sudah pasti sistem hidrologi di daerah aliran sungai tersebut akan tidak berlangsung normal. Kemampuan drainase dan sungai beserta anak-anak sungainya tidak akan mampu menampung aliran permukaan sehingga menimbulkan banjir.

Hal ini ditambah dengan meningkatnya degradasi lingkungan di Belitung dan Belitung Timur. Berdasarkan hasil kajian BNPB, air hujan di wilayah Belitung biasanya mengalir sebagai aliran permukaan (run off) dan menggerus permukaan. Kandungan biji timah dan kaolin banyak ditemukan di daerah endapan batuan granit, sehingga daerah sekitar sungai banyak dimanfaatkan sebagai usaha pertambangan. Banyaknya usaha pertambangan ini yang tidak didukung dengan upaya perbaikan lingkungan yang banyak menyebabkan terjadinya kerusakan ekosistem lingkungan. Air menjadi keruh karena partikel lumpur dan sukar untuk meresap ke tanah dan sungai yang dangkal terdapat di Belitung sebagai akibat dari aktivitas pertambangan tersebut. Adanya partikel lumpur hasil tambang yang terbawa aliran menyebabkan drainase dan sungai-sungai menjadi dangkal. Kondisi ini tentu saja jika terus terjadi semakin lama daya tamping sungai semakin lama semakin berkurang dan saat hujan lebat dapat terjadi banjir. Perlu segera ada kebijakan strategis dari pemerintah setempat untuk melakukan restorasi kerusakan akibat tambang dan melakukan pengerukan di aliran-aliran sungai yang sudah dangkal.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas

Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Foto: Grup Diskominfo Kab. Belitung

Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Belitung

Sun, 16/07/2017 - 10:24

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Berdasarkan hasil kaji cepat dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belitung, Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos mengeluarkan pernyataan tanggap darurat bencana, yang menyatakan bahwa:

  • Telah terjadi bencana banjir di Kabupaten Belitung pada tanggal 15 Juli 2017;
  • Bencana banjir tersebut telsah melumpuhkan akses transportasi darat sehingga mengakibatkan kerusakan bangunan (milik masyarakat, swasta, dan instansi pemerintah), kegiatan perekonomian, kegiatan pendidikan serta kegiatan pelayanan publik pada instansi pemerintah;
  • Akibat banjir ini berdasarkan data sementara penduduk yang terdampak banjir/mengungsi sebanyak± 3.200 (lebih kurang tiga ribu dua ratus) jiwa;
  • Untuk melaksanakan Pasal 21 ayat (1) Huruf b. jo Pasal 23 ayat (2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, maka dengan ini Kabupaten Belitung dinyatakan dalam status Tanggap Darurat Bencana Banjir;
  • Status Keadaan Darurat Banjir berlaku selama 14 (empat belas) hari, sejak tanggal 15 Juli 2017 sampai dengan tanggal 28 Juli 2017.

Diskominfo Kab. Belitung Segera Menerapkan e-Office siMAYA di Kabupaten Belitung

Sat, 15/07/2017 - 20:56
JAKARTA, DISKOMINFO – Diskominfo Kabupaten Belitung akan menerapkan e-Office (siMAYA) sebagai upaya dukungan penerapan dan pelaksanaan e-Government di Kabupaten Belitung. Aplikasi siMAYA pertama akan diterapkan di lingkungan Diskominfo Kab. Belitung terlebih dahulu, jika dirasa baik dan sesuai dengan keadaan di Kab. Belitung maka akan ditularkan penerapan aplikasi ini kepada OPD yang ada di Kab. Belitung. Sebagaimana disampaikan Kasi Pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi Diskominfo Kab. Belitung Apdian Mudie Priyanbadi, ST, MM dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Gedung Kementerian Kominfo RI Jakarta, Jumat (14/07).

“Kita coba terlebih dahulu di lingkungan Diskominfo Kab. Belitung, setelah kita terbiasa dan paham cara kerjanya baru kita coba diterapkan kepada OPD lainnya” ujar Apdian. Diharapkan dengan diterapkannya e-Office siMAYA ini dapat mendukung pelaksanaan e-Goverment yang dapat meningkatkan efisiensi dalam sistem birokrasi kedinasan di Kabupaten Belitung.

Pimpinan rapat Kasubdit Aplikasi Layanan Kepemerintahan Kementerian Kominfo RI Dr. Hasyim Gautama menyampaikan bahwa aplikasi generik seperti siMAYA, MANTRA, PNSMail, dll dapat dimanfaatkan oleh seluruh instansi pemerintah di Indonesia secara gratis. “Aplikasi generik yang ada di Kementerian Kominfo ini dapat dimanfaatkan oleh semua instansi baik pusat maupun daerah dan tidak dipungut biaya” ujar Dr. Hasyim.

Dalam kesimpulan hasil rapat disampaikan Kementerian Kominfo RI sangat mengapresiasi bagi daerah yang terus berusaha melaksanakan e-Government secara penuh baik dari segi teknologi dan infrastruktur maupun dari segi SDM.

Selain dari Diskominfo Kab. Belitung rapat ini dihadiri oleh DPRD Kabupaten Semarang dan Diskominfo Kab. Indragiri Hilir.

Sumber: MC Belitung
Penulis: Ichsan
Fotografer: Ichsan

Banjir Kembali Melanda Belitung

Mon, 03/07/2017 - 17:23

MEMBALONG, DISKOMINFO – Banjir kembali melanda Belitung pada Senin (03/07), kali ini banjir terjadi beberapa titik di Kecamatan Membalong, diantaranya di Dusun Simpang Rusa, Dusun Air Batu dan Dusun Air Nangka. Hal ini terjadi disebabkan meluapnya air sungai yang melintasi beberapa dusun tersebut, dipicu oleh hujan dengan intensitas deras mengguyur sekitar lebih dari 2 jam.

“Hujan deras hampir lebih 2 jam ini membuat sungai simpang rusa ini meluap ditambah banyak sampah pohon yang di tebang membuat jalan air susah lewat” ujar seorang warga setempat yang membantu para pengendara.

Hasil pantauan MC Belitung ketinggian air di Dusun Simpang Rusa mencapai 1 m, di Dusun Air Batu ketinggian air sekitar 50 cm. Para pengendara yang melintas sempat tersendat karena ada beberapa pengendara motor memaksa menerjang banjir, namun dengan tingginya air membuat beberapa kendaraan mengalami mogok. Ada beberapa warga setempat yang membantu para pengendara motor untuk melintas dengan menggunakan gerobak yang cukup membantu untuk melintasi banjir tanpa mengalami mogok. “Alhamdulillah, bisa lewat dibantu anak-anak pakai gerobak” ujar salah satu pengendara motor.

Di kawasan lain menurut informasi yang didapatkan warga di Dusun Air Nangka terjadi banjir juga bahkan membuat beberapa tiang listrik PLN roboh bahkan ada yang menimpa kendaraan bermotor.

Sumber: MC Belitung
Penulis: Ichsan
Fotografer: Ichsan
Editor: AMP