Primary tabs

Wagub Sambut Kedatangan TIM Survei Simulasi Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit

AIR ANYIR, BANGKA - TIM Survei Simulasi Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Jakarta, melakukan Survei Simulasi Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno.

Kedatangan TIM Survei Simulasi Akreditasi selama empat hari, yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan RSUD Soekarno menjadi lebih baik lagi, disambut Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, Rabu (4/9/2019) siang, di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali SRUD Soekarno, Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Dalam pertemuan tersebut, TIM Survei Simulasi Akreditasi SNARS langsung melakukan diskusi dan tanya jawab berkenaan dengan kondisi RSUD Ir. Soekarno kepada Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah.

Wagub didampingi Pj. Sekda Babel Yulizar, Direktur RSUD Soekarno Armayani Rusli, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Mulyono, menjawab beberapa pertanyaan Tim Survei Simulasi SNARS dengan sangat gamblang, terarah dan baik.

Usai melakukan diskusi dan tanya jawab, Wagub Abdul Fatah mengatakan, pelayanan pada masyarakat, itulah yang diukur dan dilihat oleh Tim tersebut,  dari tahun 2014 sampai tahun 2019.

“Berbagai aspek di lihat secara keseluruhan, terutama aspek mutu pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh para pelaku manajemen RSUD Soekarno ini,” kata Wagub.

Sementara itu, dr. Sutopo Kirian, SpBTKV, MARS Ketua TIM Survei Simulasi Akreditasi, SNARS menjelaskan, kedatanganya ke rumah sakit ini untuk melakukan Survei Simulasi Akriditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit edisi I, Ir. Soekarno dimana pelaksanaannya dilakukan selama empat hari, dimuai dari tanggal 3 September sampai dengan 6 September 2019.

Oleh sebab itu, diharapkan dr. Sutopo Kirian, setelah di akreditasi, RSUD Soekarno, kondisi mutu dan pelayananya menjadi lebih baik lagi, khususnya dalam pelayanan pasien. Terlebih semangat luar biasa dari Tim RSUD Soekarno yang di pimpin Direktur RSUP bisa tercapai dan dapat dukungan penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernurnya.

“Pada kesempatan ini, kita bersama dengan Wagub dan tim melakukan pertemuan, dimana menggagas Rumah Sakit ini menjadi rumah sakit rujukan. Untuk rumah sakit di Babel, karena penduduknya sudah mencapai 1,5 juta, sehingga diharapkan bisa menangani penyakit-penyakit yang ada di daerah ini, misalnya penyakit jantung, struk dan penyakit lainnya, sehingga diharapkan bisa diatasi di RSUD ini, karena kalau keluar daerah Babel, biayanya sangat mahal,” ujarnya.

Sumber: 
PPID Babel
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Ridwansyah
Bidang Informasi: 
PPID Babel
Error | Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID)

Error

The website encountered an unexpected error. Please try again later.